Neighbourhood *four

One of Icefishy’s stupid love story

Starring :

Jessica (SNSD) – Donghae (Super Junior) – Yoona (SNSD)

~^^~

Donghae menarik nafas putus asa melihat punggung Jessica yang cukup jauh di depannya memasuki gerbang sekolah. Belakangan ini hubungan mereka memang canggung. Tidak pernah pergi dan pulang sekolah bersama lagi, dan tidak pernah mengobrol seperti biasa lagi lewat jendela.

Mungkin rencananya akan gagal total, dan ini salahnya. Ia terlalu pengecut…

Tekepon genggamnya tiba-tiba berbunyi.

Yeobseyo?”

“Lee Donghae!”

Donghae terkejut mendengar suara itu, sepupunya di Amerika yang sudah sekian lama tidak bertemu dengan Donghae.

“Miyoungie! Bagaimana kau–”

“Aku di bandara Incheon sekarang. Aku sedang bosan di Amerika dan Umma bilang lebih baik pulang saja sebentar ke Korea.”

“Oh, baiklah. Senang-senanglah di sini, titip salam untuk Ahjumma dan Ahjussi!”

“Tunggu, maksudku menelepon adalah memintamu menjemputku sekarang. Appa dan Umma benar-benar sibuk hari ini.”

“Ya, aku di sekolah sekarang. Mana bisa menjemputmu, babo!”

Suara di seberang berubah kecewa. “Yah, sayang sekali. Baiklah, aku naik taksi saja kalau begitu. Sebagai gantinya kau harus menemaniku berjalan-jalan nanti malam, dan kau tidak bisa beralasan lagi! Bye!”

Miyoung menutup teleponnya tanpa memberikan kesempatan bicara pada Donghae. Donghae mendengus kesal. Dasar, sepupunya selalu begitu. Bahkan ia tidak memanggil ‘oppa’ padanya, padahal Donghae lebih tua beberapa tahun. Biarlah, mungkin budaya Amerika memang begitu.

~^^~

“Wah, Seoul banyak berubah!” pekik Miyoung antusias saat Donghae mengajaknya berjalan-jalan mengelilingi Apgujeong. Kelap-kelip lampu pertokoan di Apgujeong memang belum sebagus ini saat Miyoung terakhir kemari.

“Tentu saja, Hwang Mi Young! Justru aneh kan kalau tidak.”

Miyoung berhenti berjalan dan menatap Donghae.

“Apa?” tanya Donghae kebingungan.

“Jujur saja, aku tidak biasa dipanggil Miyoung. Kedengarannya aneh. Panggil aku Tiffany!”

Donghae memutar bola matanya malas. “Yayaya. Terserah kau saja, Tiffany.”

Miyoung tersenyum puas. Ia kembali berjalan, menyusul Donghae yang sudah beberapa langkah di depannya. “Nah, jadi bagaimana dengan tetanggamu itu?”

Donghae mebelalak kaget. Sepengetahuannya, Donghae tidak pernah mengungkit tentang Jessica di depan Miyoung. Tapi mungkin pernah juga, mengingat terkadang Donghae memang suka bertukar cerita pada Miyoung lewat chatting.

“Hmm, yah begitulah. Tidak begitu baik sebenarnya.”

“Apa? Kenapa?”

“Aku hanya berusaha memancingnya dengan pura-pura berpacaran dengan sahabatnya. Dan ternyata itu tidak berhasil, malah jadi semakin parah.” Donghae menarik nafas putus asa.

“Tentu saja, cara kuno macam apa itu?!” teriak Miyoung spontan yang membuat Donghae hampir saja melompat ke arahnya untuk menutup mulutnya.

Ya, Lee Donghae babo! Satu-satunya cara untuk menyampaikan perasaanmu pada wanita itu dengan berkata langsung padanya. Tidak ada cara lain selain itu. Catat!”

“Tidak segampang itu, kau tahu!”

“Aish, kau ini. Sampai kapan kau mau menyimpan sifat pengecutmu itu dalam dirimu? Aku tidak akan menerima Siwon Oppa seandainya dulu dia sepertimu!”

Donghae memandang Tiffany. Sedikit banyak ia merasa tersindir dengan apa yang dikatakan Tiffany. Ia mengakui kalau ia memang seorang pengecut.

“Tapi…bagaimana jika aku ditolak? Aku ragu apakah aku akan sanggup…menerimanya.”

Kali ini Miyoung yang memandang Donghae–dengan tatapan kesal tentunya.

“Huff, kau ini. Kalau memang harus begitu, setidaknya dia tahu kalau kau bukan lagi seorang pengecut yang hanya bisa menyembunyikan perasaannya, apalagi di belakang orang lain.”

Donghae diam sebentar, mencerna apa yang barusan dikatakan oleh Miyoung. Benar apa yang dikatakannya. Mungkin ia memang harus belajar untuk jujur. Jujur pada semua orang, jujur pada Jessica, jujur pada dirinya sendiri. Jangan sampai ia menyakiti semua orang atas perbuatannya kali ini.

“Jadi, bagaimana kau dengan Siwon Oppa-mu itu?” tanya Donghae memulai pembicaraan baru.

Seperti biasa, Miyoung menceritakannya dari awal sampai akhir tentang hubungannya bersama Siwon dengan bersemangat hingga mereka berdua pulang ke rumah Donghae. Malah masih berlanjut sampai hampir tengah malam karena Miyoung malam itu menginap di rumahnya.

Jujur saja, sebenarnya Donghae tidak setertarik itu. Tapi biarlah. Toh kali ini Miyoung sudah memberinya sedikit pencerahan. Bukankah membuatnya senang sedikit tidak ada ruginya?

~^^~

Donghae mengangkat handphone-nya. Miyoung sudah tidur di kamarnya, sehingga ia bisa melakukan apa yang sebenarnya ingin dilakukannya sejak tadi.

Ia menekan nomor telepon seseorang, tapi sedetik kemudian mengurungkan niatnya.

Ia tahu Yoona pasti belum tidur sekarang. Tapi bukankah lebih baik berbicara langsung padanya besok? Mungkin itu juga bisa membantu melatih keberaniannya.

Yang jelas hari ini ia harus berterima kasih pada sepupunya yang manis itu. Dan seperti biasa, berbagi cerita dengan sepupunya membuat hatinya lebih tenang.

~^^~

I’m back with the new update!!! ^^

Gimana gimana? Terlalu sedikit yah kayaknya hahahaha /plakkk

Dan part kali ini bagian Donghae semua LOL

Mian kalau tidak memuaskan *bows

Oh ya, part selanjutnya tamat nih. (mudah’an) LOL /plakplak

Buat yang ‘YOU’ secepatnya ya! =) maaf kalo lama banget. =p

Feedback ~!

Advertisements

24 responses »

      • oceh deh..
        aku seneng bgt ama pair super generation, terutama seokyu ama haesica..
        klop gt rasanyam apalagi kepribadian mereka berbeda 180 derajat, jd seru liatnya..
        hehehehehe..
        kalo blh, ditambah dong ff seokyu ama haesica nya..
        gomawoo…

      • hahaha ~ iya sujugen jjang! ❤
        okayyy, udah ada bayangan kok. tinggal cari waktu buat nulis..Udah mulai sibuk skul ini soalnya x_x /curcol
        btw, makasih ya sarannya ~ ^^

  1. Mampiir lagi udah ada yg update! *jingkrak-jingkrak* 😛

    Aigoo, urie fishy emang pabo pabo pabo! Emang bener tuh kata-katanya tiffany =33= kuno pake acara pura2 pacaran mah.

    Next part~~~:-D

    • =)
      Iya nih, Donghae gimana sih! /jitakkepalahae /lhooo
      Hahaha, justru dapet ilham gara’ baca komen dari kamu sebelumnya. langsung lari ke draft buat ngelanjutin. LOL
      walaupun jadinya cuma part pendek. Mestinya belum cukup buat dijadiin satu part wkwkwk…
      Anyway, makasihnya 2x..satu buat baca n komen, satu lagi buat ilhamnya hehehe =)

  2. akhirnya keluar juga ..
    hae ayo ungkapin aja perasaan mu sama sica bener tuh kata fany hehe.
    huhuhu ..
    yang cepet ya author ..

  3. aq bru nmu ff nie…. Dan jujur,,, aq skaaaaaaaaaaaa bngeeeedddd sma nie ff… Soal ny,,, ada sica eonnie…. Dan pair haesica nya….. Crta ny jga bgus…. Aq udc bca part 1-3 ny… Dan mnurut qw yg k’4 nie kpndkan.. Dsar hae oppa emank playboy cap Ikan/d’gbukin fans ny hae oppa.. Lnjod’n ny jgn lma2 ya thor… Aq new reader,, slam knal… Aq jga s’org gorjess spazzer/author: woi gw gk nanya….. Hhe.. Author hwaiting!!

    • haiii ~ hehehe =)
      makasih ya udah mampir dan
      komen juga ^^
      LOL, kependekan? iya banget tuh, saya sebagai author juga sangat merasa -____- hahahahaa
      entar deh secepetnya dilanjutin hhohohoho
      oh ya, salam kenal juga ^^ sama kok aku juga suka sica dan tentu saja haesica hehehehee =)

    • wahhh, maap maap >,<
      aku janji minggu depan aku publish =))))
      udah ada di draft kok, tinggal finishing doang hehehe =)
      maap ya udah nunggu lama…
      derita anak kelas 3 yang terbatas buat online T____T

  4. klas 3 ap’ chingu??
    Aq klas 3 smp.. Bntar gy aq mo ujian .. Tpi,, gk pngnd bkin otak skit.. Mkanya d’slingin bca yg laen.. Hhe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s